Waspada terhadap akibat lain dari dehidrasi
Dehidrasi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Disaat haus
sedikit saja kita langsung bilang lagi dehidrasi. Seringkali dehidrasi kerap
dianggap sebagai masalah sepele. Dehidrasi adalah kekurangan cairan tubuh karena jumlah cairan
yang keluar lebih banyak daripada jumlah cairan yang masuk. Dehidari bisa
terjadi pada semua orang, dari anak kecil hingga orang tua.
Gejala umum yang dapat dirasakan oleh seseorang yang mengalami dehidrasi
biasanya berupa timbulnya rasa haus yang terus menerus. Tapi tahukah Anda jika dehidrasi juga menimbulkan gejala lain yang
terkadang sulit dideteksi tubuh?
Dehidrasi ringan hingga sedang
sering ditandai dengan mulut kering dan
lengket serta rasa kantuk yang datang di siang hari. Jumlah urin berkurang
dan tubuh akan sering terasa lelah. Tak hanya itu, dehidrasi dapat menyebabkan
tekanan darah rendah sehingga seringkali menyebabkan pusing pada penderitanya.
Dehidrasi juga dapat terjadi akibat keringat
yang berlebihan, cuaca panas, aktifitas fisik yang berat, diare, hingga
penggunaan obat yang menyebabkan seringnya proses pengeluaran urin.
Saran untuk anda?
Minumlah yang cukup sehari 7-8 Gelas Air. Air yang harus Anda beri kepada
tubuh, tak harus selalu dalam bentuk minuman. Kebutuhan cairan tersebut juga
dapat Anda hasilkan dari makanan yang mengandung air, karena makanan tersebut
dapat menyumbang sekitar 300 mililiter cairan pada tubuh.
Faktanya, orang dewasa dengan usia 25-55 tahun selalu membutuhkan 35 mililiter
air per kilogram berat badan setiap harinya. Misalkan orang tersebut berusia 30
tahun dengan berat badan 60 kg, maka orang tersebut membutuhkan kurang lebih
2100 mililiter air atau setara dengan 8-10 gelas air.
Sudahkah masukan cairan anda mencukupi untuk hari ini?
Sumber : http://doktersehat.com
